PERINDU SYURGA

Hati bersatu karena kerinduan pada Illahi

Inilah ucapan selamat Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia dari warga Gaza (kontributor KNRP). Selamat mengikuti # suratgaza ***** 
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh... 
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada junjungan kita, Muhammad SAW. Keluarga dan saudara kami yang mulia dan tercinta di Indonesia, pada peringatan hari kemerdekaan yang telah dibayar dengan nyawa para syuhada, darah dan tahanan para pejuang. 
Para pejuang Bangsa Indonesia sudah merasakan sebagaimana yang saat ini dirasakan bangsa Palestina, seperti pembunuhan dan penghancuran atas tanah dan bangsa kami. 

Mekkah. Imam dan khatib Masjidil Haram, Syaikh Asy-Syuraim, menulis beberapa tweet yang menggambarkan kesedihan yang sangat disebabkan banyaknya korban kejahatan Israel di Gaza.

Di antara isi tweet beliau, “Hati (jantung) yang tidak sedih dengan penderitaan saudara-saudaranya di Gaza, tak lebih dari alat untuk memompa darah. Bukan hati yang berguna untuk hidup mulia. ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.’ [Al-Muthaffifin: 14].”

Syaikh Asy-Syuraim yang dikenal dengan kelembutan hatinya juga menulis, “Dulu para penyair membuat istilah ‘wanita penangis bayaran’. Kalau para penyair hidup saat ini, apakah mereka akan membuat istilah baru ‘orang-orang bergaya zionis bayaran’?”

Dari Kudeta Mesir hingga Jihad Gaza
@sahalhasan

Peta kekuatan utama dlm konteks #Gaza & zionis sdh terlihat sejak kudeta militer thd presiden #Mursi. #Gaza hanya mempertegasnya.

Sebagian muslimin yg mendukung kudeta militer Mesir & saat ini scr terbuka mendukung zionis gempur #Gaza rata2 berideologi sekuler liberal.

Di luar liberalis, ada alasan yg membuat minoritas muslimin khususnya rakyat Mesir juga mendukung kudeta thd #Mursi

Mulai dr alasan kesulitan BBM & listrik, gangguan stabilitas oleh demo, sampai cap Ikhwan teroris

Padahal Mursi blm 1 thn berkuasa & semua itu adl konspirasi oleh militer, media sekuler & mantan rezim Mubarak yg msh kuasai negara

Perbincangan mengenai ISIS menjadi tema hangat akhir-akhir ini. Ada yang pro maupun kontra. Tak jarang ukhuwah menjadi renggang. Menanggapi isu ini, sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Bachtiar Natsir menyarankan umat Islam untuk bersabar dan menahan diri.

Alumni Universitas Islam Madinah ini menjelaskan umat juga harus memahami bagaimana definisi khilafah dalam Islam yang benar, dan tak kalah pentingnya harus mendengarkan apa kata ulama di Indonesia.
Dia mengatakan ada beberapa poin yang harus dicermati secara seksama terkait deklarasi ISIS dengan Abu Bakar Al Baghdadi sebagai pimpinannya dan bagaimana umat Indonesia harus bersikap menanggapi peristiwa ini.

Berikut adalah poin-poin yang disampaikan oleh UBN kepada wartawan Bumisyam dan Islampos.

Majelis Az Zikra melalui pimpinannya KH Muhammad Arifin Ilham secara resmi memberikan dukungan politiknya kepada Prabowo Subianto untuk menjadi Presiden Republik Indonesia dan mendukung Joko Widodo alias Jokowi memenuhi janjinya untuk memimpin DKI Jakarta selama lima tahun. 

Pengumunan ini disampaikan melalui laman facebooknya pada Sabtu (14/6/2014) setelah sebelumnya bermusyawarah dengan sejumlah tokoh umat Islam. Berikut isi pengumumannya:

Dinamika politik tokoh-tokoh Islam di Solo mengalami perubahan dalam sejarah. Dulunya yang berprinsip untuk golput (menolak sistem demokrasi) di ajang pemilihan presiden ini mereka merubah prinsipnya untuk ikut dalam pilpres ini. Alasan ini diputuskan bukan asal-asalan karena mengingat dalam pemilihan presiden saat ini salah satu capres dibelakangnya didukung oleh gereja selain itu Syiah Internasional juga telah mendukung pada capres tersebut. Tak hanya itu perwakilan Vatikan Roma juga telah menyatakan dukungannya kepada pasangan urut dua. 
 
Dalam kampanyenya capres nomor dua juga berjanji jika menjadi presiden maka akan menolak semua perda syariah. Adanya perkembangan politik tersebut maka diperlukan sebuah upaya untuk melawan atau menggagalkan pencalonan tersebut. Sebab jika itu tak di lawan maka jelas kedholiman terhadap umat Islam jelas akan diterima.

Pernyataan mengejutkan anti islam banyak berdatangan dari pasangan calon Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla. Sebelumnya, ketua tim hukum pemenangan Jokowi-JK, Trimedya Panjaitan, mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi-JK tidak akan mengijinkan adanya perda syariat yang baru. Pernyataan anti islam lainnya juga keluar dari Jusuf Kalla sendiri. Jusuf Kalla menyatakan bahwa perda syariat hanya akan merendahkan ummat islam. Selain itu ketika di Padang, Sumatera Barat dalam sesi dialog bersama masyarakat dan mendapatkan pertanyaan yang sama, Jusuf Kalla menjawab bahwa dengan perda syariat tidak akan ada bedanya antara Bupati dan Tuhan.

Terang saja, pernyataan-pernyataan anti islam dari pasangan Jokowi-JK membuat beberapa ulama dan ormas islam angkat bicara. Sebelumnya KH. Athian Ali yang merupakan ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) memfatwakan haram memilih pasangan Jokowi-JK, selanjutnya fatwa yang sama dikeluarkan oleh Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).

Diberdayakan oleh Blogger.

Perindu Syurga

Perindu Syurga
Cinta Kerja Harmoni

About Me

Followers

Pageviews

Hikmah Hari Ini

“Saya bersama kalian, saya berada diantara kalian, untuk memegang teguh syari’at Undang-undang. Kita mencintai Rab Kita melebihi tanah air kita, dan kita berbuat adil, adil dengan apa yang kita katakan. Kami menginginkan kemerdekaan dan keadilan untuk anak anak kita.” (Muhammad Mursi).