PERINDU SYURGA

Hati bersatu karena kerinduan pada Illahi

[Tadzkirah]

Memasuki fase tribulasi dalam dakwah memang tidaklah mudah dan menimbulkan huru-hara dimana-mana. Ketika dawah mengalami fase tribulasi, justru menunjukkan jalan yang dilalui adalah seperti yang termaktub dalam Sirah Nabawiyyah.

Ikhwah sekalian, apapun yg tengah terjadi, hendaknya kita tetap bersikap tenang, tdk perlu reaktif.

Terlalu reaktif hanya akan kontraproduktif dalam era Ghazwul Fikr seperti yang sedang dialami masyarakat dakwah. Sejak zaman Rasulullah SAW, istilah 'Becik ketitik Olo ketoro' sudah lazim dialami setiap generasi dakwah.

Mari buka kembali kisah haditsul ifk yg pernah menimpa Rasulullah saw.

Pada kisah hadistul ifki :

1. Terdapat kelompok pendengki yang menyebarkan semua berita. Mereka berasal dari musuh-musuh dakwah yg pertama menghembuskan isu saat itu.

2. Ada kelompok sahabat yg terpengaruh kelompok pertama, dan dia menyebarkan berita seperti kelompok pertama, bahkan melemahkan kaum muslimin dg menyebarkan berita itu. Justru kelompok ini yg nanti akan dibahas spesifik dlm Qur'an.

3. Ada kelompok sahabat yang tetap tenang, walau berita itu berhari2 beredar, sampai Allah SWT menurunkan Keputusannya dlm Al Qur'an.

Saat ini yang bisa dilakukan setiap junud dakwah adalah menyiapkan energi ruhiyyah yang kuat, karena fase tribulasi dakwah sangatlah berat, maka ganjarannya InsyaAllah pun akan sangat gemilang.

Di akhir malam tampaklah selalu langit yang gelap gulita, ketika itu disunnahkan bagi kita merapatkan diri dengan Sang Khaliq, sembari menunggu terbitnya fajar yang indah dan terang benderang sebagai karunia bagi mereka yang bershabar dan bertaqwa kepada Rabb Semesta Alam.

Wallahua'lam
18 Rabi'ul Awwal 1434
 [Ustd. Noorahmat Abu Mubarak]

Suatu hari Ustadz Hasan Al Banna duduk bersama para ikhwah dalam sebuah majelis. Kemudian beliau bertanya, “Mengapa sekarang seolah berbagai lembaga, media, bahkan elit pemerintahan seolah semua menyudutkan dan menyerang kita?”

Kemudian beliau berkata kembali, “Kalian tahu kenapa semua ini terjadi? Agar kalian semua tahu dan menyadari betul, bahwa tidak ada tempat bersandar kecuali kepada Allah.. Dan agar jangan pernah kalian menanti dukungan dan kemenangan kepada seorangpun kecuali kepada Allah..”

Oleh karenanya ikhwah sekalian, merengeklah kepada Allah dalam doa-doa kalian, dan bersungguh-sungguhlah dalam beramal!
[Ustd. Hasan Al Banna]
 
 
 

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Perindu Syurga

Perindu Syurga
Cinta Kerja Harmoni

Arsip Tulisan

About Me

Followers

Pageviews

Hikmah Hari Ini

“Saya bersama kalian, saya berada diantara kalian, untuk memegang teguh syari’at Undang-undang. Kita mencintai Rab Kita melebihi tanah air kita, dan kita berbuat adil, adil dengan apa yang kita katakan. Kami menginginkan kemerdekaan dan keadilan untuk anak anak kita.” (Muhammad Mursi).