PERINDU SYURGA

Hati bersatu karena kerinduan pada Illahi

Kisah nyata:

Seorang ibu bijak punya kebiasaan special, disela aktifitasnya yg seabrek dia bercerita kepada anak-anaknya di dampingi suaminya tercinta. Saking specialnya anak-anaknya selalu menunggu-nunggu waktu bercerita ibu tersebut, yang biasanya setiap hari senin bada isya. Adapun cerita yang menjadi unggulan dan sangat di sukai anak-anaknya adalah cerita tentang anak penjual gorengan yang sangat menginspirasi.

Kieu ceritana teh......



" Di satu daerah terpencil di pasisian jawa barat, ada anak laki-laki kecil dari sebuah keluarga sederhana (kalo ga di bilang miskin) dia semangat untuk menuntut ilmu di sela kekurangan materi ibu bapaknya, karenanya dia selalu membawa gorengan buatan tetangganya untuk membantu membiayai sekolahnya. Itu dilakukan dari SD sampe SMA. 


Lulus SMA anak ini mendaftar ke Kedokteran UI...dan LULUS....tapi tidak bisa masuk karena tidak ada biaya....dia juga daftar di IPB Teknologi Pangan...dan LULUS tapi tidak bisa masuk juga karena masalah biaya....hingga akhirnya anak itu mendengar ada Sekolah gratis dari kedubes Saudi Arabia, Masalahnya basicnya SMA mana ada pelajaran bahasa arab....padahal pengantar di sekolah tersebut pake bahasa arab....

Makanya anak itu banting tulang...belajar bahasa arab otodidak....singkat cerita anak itu di terima di sekolah tersebut...dan...selama menjadi mahasiswa anak itu juga masih tetap "jualan gorengan" sampai lulus dan menggenggam nilai terbaik...


Sambil tersenyum Sang ibu tiba diending ceritanya....
" anak penjual gorengan itu sekarang bahkan dipercaya menangani masalah masyarakat...
Anak itu sekarang ada di samping ibu....(sambil melirik sang suami yg senyum-senyum disampingnya)

Dia ayah kalian GUBERNUR JABAR saat Ini...dia
AHMAD HERYAWAN,Lc / AHER....





0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Perindu Syurga

Perindu Syurga
Cinta Kerja Harmoni

Arsip Tulisan

About Me

Followers

Pageviews

Hikmah Hari Ini

“Saya bersama kalian, saya berada diantara kalian, untuk memegang teguh syari’at Undang-undang. Kita mencintai Rab Kita melebihi tanah air kita, dan kita berbuat adil, adil dengan apa yang kita katakan. Kami menginginkan kemerdekaan dan keadilan untuk anak anak kita.” (Muhammad Mursi).