PERINDU SYURGA

Hati bersatu karena kerinduan pada Illahi

 Dalam sebuah acara partai, Presiden SBY duduk sebagai undangan dan bersanding dengan Presiden PKS, Ust. Anis Matta, Lc. Terjadilah dialog berikut:

SBY: "Dek Anis, enak ya .. sampeyan jadi Presiden mudah bangeet. Salut saya sampa partai sampeyan!"

AM: "Alhamdulilah pak Presiden. Kami diajarkan untuk tahu diri. Oh ya, saya lebih salut lagi sama partai bapak!"

SBY: "Oh ya? Ah masa? Salutnya kenapa?"

AM: "Salut saja pak Presiden. Karena Partai Demokrat, satu-satunya partai yang memiliki Presiden yang merangkap jadi Ketua Pengurus, Ketua Pembina, Ketua Majlis Tinggi. Salut lagi, Sekjen putra bapak. Bendumnya istri bapak ... memang sangat powerfull ya pak!"

SBY: "Ohh itu ...! Nurani saya sih gak bangga Dek ANis. Saya tahu, orang-orang di bawah saya hanya memanfaatkan saja keberadaan saya. Mereka itu gabung di PD, tapi gak pada PeDe. Aneh saya ... "

AM: "Oh ya? Saya tahu bapak Presiden itu sangat berpengaruh! Hebat! Salut pak!"
 
 
SBY: "Ah hebatan Dek Anis daripada saya!"
 
AM: "Kok bisa? Bagaimana mengukurnya pak Presiden?"
 
SBY: "Mudah saja. Dek Anis istri sudah 2. Satunya BULE lagi. Kan hebat itu namanya! Dibanding saya ... betul gak?"
 
AM: "He he he ... Bapak Presiden bisa aja! Bercandanya bagus ... he he he "
***

Sayang itu terjadi hanya imajiner, walau kenyataan demikian ...
[Ustd. Nandang Burhanudin]
 
 

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Perindu Syurga

Perindu Syurga
Cinta Kerja Harmoni

Arsip Tulisan

About Me

Followers

Pageviews

Hikmah Hari Ini

“Saya bersama kalian, saya berada diantara kalian, untuk memegang teguh syari’at Undang-undang. Kita mencintai Rab Kita melebihi tanah air kita, dan kita berbuat adil, adil dengan apa yang kita katakan. Kami menginginkan kemerdekaan dan keadilan untuk anak anak kita.” (Muhammad Mursi).