PERINDU SYURGA

Hati bersatu karena kerinduan pada Illahi

Pesan Untuk Kader Dakwah

Dakwah merupakan risalah mulia untuk melanjutkan tugas para nabi dan rosul, seorang kader dakwah sudah seharusnya mempunyai sesuatu yang terpatri dalam diri. Berikut ada 5 pesan yang harus dimiliki oleh seorang kader dakwah: 


1. Merasakan dan menghayati bahwa da'wah merupakan amanah ilahiyah.
Da'wah merupakan tanggung jawab kita sebagi junudud da'wah. Menghindar dan lari dari amanah da'wah berarti telah khianat dalam amanah. " Wahai orang-orang beriman janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul, dan janganlah kalian mengkhianati amanah yang dipercayakan kepada kamu, sedang kamu mengetahuinya " (QS. Al Anfal : 27)



2. Yakin akan janji Allah swt.
Yakin adalah pengendali hati, kesempurnaan iman berawal darinya. Kita beramal karenanya, berjuang dengannya, sukses karenanya. Jika yakin tertanam dalam hati, ia akan berbuah cahaya dan kemuliaan, membersihkannya dari keragu-raguan, kemarahan, kekhawatiran, dan kesedihan. Rasa khauf, ridha, syukur, dan tawakkal disandarkan padanya. Yakin adalah inti materi dari semua kedudukan. " Apabila kamu telah membulatkan tekad maka bertawakkallah kepada Allah " (QS. Ali Imran : 159)

3. Berpegang teguh kepada Islam secara syamil wal kaamil.
Ikhwah fillah, Islam yang syamil dan kaamil akan terealisir ketika mazhahir mahawir wal marhaliyah berjalan secara progresif. Semakin besar mihwar da'wah kita maka semakin besar pula peluang Al Islam menjadi minhajul hayah. Kalau kita merasa nyaman dengan kondisi sekarang, apalagi merasa bahwa proses tarbawiyah kita dimasa lalu adalah yang terbaik, maka hakikatnya kita menjadi salah satu faktor penyebab terhambatnya kemajuan da'wah bagi terealisasinya syumuliyatul Islam. " Wahai orang-orang yang beriman masuklah kalian ke dalam islam secara Kaafah ..... " (QS. Al Baqarah : 208)

4. Memelihara dan menjaga kebertahapan da'wah secara seimbang dalam pertumbuhannya.
Kebertahapan dalam da'wah adalah jalan yang ditempuh oleh Rasulullah dan para shahabatnya. Pada periode makkah, Rasulullah saw meletakkan dasar-dasar pemahaman yang utuh kepada para shahabatnya pada tataran konsepsi (Al Iman), dan pada priode madinah, proses aktualisasi nilai terlihat jelas dengan banyaknya ayat Allah swt yang berkenaan dengan hukum dan praktik 'ubudiyah pada tataran operasional (Al Islam). Setelah internalisasi nilai dan kristalisasi struktur (tanzhim), barulah pada tahap akhir Rasulullah saw melakukan tahapan invasi/ nasrul fikrah ke berbagai wilayah.

5. Meri'ayah hasil-hasil da'wah
Ikhwah fillah, seringkali kita terpesona oleh bilangan atau angka capaian da'wah kita dan lupa untuk meningkatkan kapasitas diri untuk mampu membina dan mengembangkan capaian-capaian da'wah kita. Tarbiyah Islamiyah adalah solusi terbaik yang pernah ada dan layak menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kader da'wah kader da'wah. Allahu Ma'akum


#Salam 3 BESAR ...Cinta, Kerja, Harmoni



0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Perindu Syurga

Perindu Syurga
Cinta Kerja Harmoni

Arsip Tulisan

About Me

Followers

Pageviews

Hikmah Hari Ini

“Saya bersama kalian, saya berada diantara kalian, untuk memegang teguh syari’at Undang-undang. Kita mencintai Rab Kita melebihi tanah air kita, dan kita berbuat adil, adil dengan apa yang kita katakan. Kami menginginkan kemerdekaan dan keadilan untuk anak anak kita.” (Muhammad Mursi).